Tampilkan postingan dengan label santri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label santri. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Januari 2015

Ngaji Tobat

dari buku Riyadhus Sholihin, karya Imam Nawawi ra. 
diterangkan pada bab Taubat point ke-8 halaman 16.
http://www.dar-almokattam.com/ourbooks/assets/images/books/%D8%B1%D9%8A%D8%A7%D8%B6%20%D8%A7%D9%84%D8%B5%D8%A7%D9%84%D8%AD%D9%8A%D9%86.jpg
Dari Abu Said Saad bin Malik bin Sinan Al- Khudriy ra. Nabi SAW bersabda : “Sebelum kalian, ada seorang laki-laki membunuh 99 orang. Kemudian ia bertanya kepada penduduk sekitar yang alim, maka ia ditunjukkan kepada seorang rahib ( pendeta Bani Israil). Setelah mendatanginya, ia menceritakan bahwa seseorang (yang sebenarnya dirinya sendiri, namun menggunakan orang lain untuk menutupi dirinya)  telah membunuh 99 orang, kemudian ia bertanya : “ Apakah ia bisa bertaubat?”.

Sabtu, 10 Januari 2015

Review film “Sang Kiai”



http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2013/06/1370344530635000711.jpg
Sinopsis
Film bertema kepahlawanan, yang berkisah tentang perjuangan Indonesia melawan penjajah, telah banyak diproduksi dan diangkat ke layar lebar. Namun perjuangan kemerdekaan lewat peran kaum agamis kurang terangkat, padahal kaum ini punya andil yang sangat besar.
Tahun 1942 Jepang melakukan ekspansi ke Indonesia. Di Jawa Timur, beberapa KH dari beberapa pesantren ditangkapi karena melakukan perlawanan. KH Hasyim Asy'ari sebagai pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng ditangkap karena dianggap menentang Jepang. Penangkapan ini membuat kericuhan di Tebu Ireng, dan menimbulkan reaksi dari para putra beliau; KH Wahid Hasyim, Karim Hasyim dan Yusuf Hasyim serta deretan para santri: Baidlowi (menantu beliau), Kang Solichin, orang kepercayaan, serta tiga santri muda; Harun, Kamid dan Abdi.